Menurut asal katanya, PMS merupakan singkatan dari Premenstrual Syndrome. Bisa juga disebut sindrom pra-haid. Sedangkan pengertiannya sendiri, mempunyai arti beberapa gejala psikologis hingga fisik yang sering dialami perempuan ketika akan menstruasi. Lalu apa saja efek PMS pada cewek?

Berbagai Efek PMS Pada Cewek

Sebenarnya banyak sekali gejala yang dirasakan oleh seorang perempuan ketika akan mengalami PMS. Namun, tidak sedikit efek yang dirasakan, baik secara fisik maupun psikis saat hal tersebut datang. Untuk mengetahuinya, simak ulasan di bawah ini.

1. Merasa Depresi

Sudah bukan rahasia lagi jika ketika mengalami PMS (pre menstrual syndrome), seorang perempuan sering merasa depresi pada sirinya sendiri. Hal tersebut menjadikan apa yang dikerjakan serasa tidak ada harapan. Jadi sangat berbahaya bila dibiarkan.

Oleh karena itu, jika ada cewek yang merasakan seperti di atas, alangkah baiknya didampingi dengan baik. Nantinya ditakutkan melakukan hal-hal yang bisa membahayakan dirinya sendiri. Maka, perhatikan keadaan keluarga Anda.

2. Lebih Condong Bersikap Sensitif

Disadari atau tidak, wanita cenderung lebih sensitif saat mengalami PMS daripada hari-hari biasanya. Biasanya bisa ditandai dengan sikap mudah marah, maupun lainnya. Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh.

Perubahan sikap lebih sensitif tersebut memang sering terjadi pada kebanyakan wanita. Meski demikian, banyak hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi sikap sensitif tersebut. Misalnya melakukan aktivitas menyenangkan, memanjakan diri sendiri, dan sebagainya. Selain itu, hindari mengerjakan sesuatu dimana berakibat memberatkan pikiran.

3. Merasakan Nyeri pada Area Perut

Perasaan seperti ini sering kali dikeluhkan oleh para wanita saat mengalami PMS. Hal tersebut tentu saja dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, misalnya bekerja, mengurus anak, dan sebagainya. Jadi perlu dimaklumi jika seorang perempuan ada gejala di atas.

Faktor penyebabnya karena adanya peningkatan aktivitas prostaglandin pada tubuh seorang wanita. Biasanya agar sakit pada perut bisa segera hilang, mengkonsumsi obat pereda nyeri dapat menjadi solusi. Supaya sehat kembali seperti biasanya.

4. Sering Merasa Lelah

Beradasarkan sebuah penelitian menerangkan, hampir mencapai angka 90% mayoritas perempuan sering merasakan lelah sebelum ataupun selama menstruasi. Hal tersebut disebabkan karena beberapa faktor. Salah satunya adanya perubahan hormonal.

Selain itu, faktor yang menyebabkan wanita mudah lelah saat haid berlangsung. Karena berkurangnya darah asosiatif dan zat besi dalam tubuh. Biasanya jika sampai terjadi sebuah perdarahan, seorang perempuan bisa mengalami anemia sementara.

5. Susah Untuk Tidur

Selain merasa lelah, cenderung sensitif, serta depresi, efek PMS pada cewek biasanya mengalami adanya susah tidur ketika menstruasi. Bila hal tersebut tetap dibiarkan, pastinya akan mengganggu fokus sehari-hari. Nantinya bisa merugikan siapa saja.

Adanya perasaan sulit tidur tersebut karena hormon beerubah ketik haid. Maka dari itu, perlu adanya solusi untuk mengatasinya, supaya tidak berlarut cukup lama. Anda bisa melakukan olahraga rutin, konsumsi makanan sehat secara rutin, dan memilih posisi tidur agar nyaman.

6. Sulit Untuk Berkonsentrasi

Kurang lebih tiap bulannya, perempuan merasakan sakit pada area perut ketika mengalami PMS (pre menstrual syndrome). Efek tersebut ternyata tidak hanya memperngaruhi kondisi fisk saja. Tetapi juga psikologis seorang wanita.

Jika seorang wanita merasakan nyeri pada perut, sakit punggung, pusing kepala, atau kram ketika sedang masa PMS. Sering kali sulit berkonsentrasi terhadap suatu hal, disebabkan karena rendahnya kadar esterogen. Maka itu, lakukan sarapan pagi dan minum vitamin B.

Itulah tadi beberapa ulasan mengenai efek PMS pada cewekyang bisa Anda perhatikan lebih dalam lagi. Kenali gejala-gejala ketika akan menstruasi, persiapkan sebaik mungkin supaya tidak mengalami hal-hal seperti di atas.